Home / Lifestyle / Community / Weekend Nyantai Bersama Komunitas Scoopy Anak Desa

Weekend Nyantai Bersama Komunitas Scoopy Anak Desa

Para pentolan komunitas Scoopy Anak Desa dalam dialog santai akhir pekan di Dehasen Radio 88,5 FM (foto: Masbay)

Bengkulu: Akhir pekan atau weekend biasanya diisi dengan kegiatan yang nggak ribet, nyantai dan dibikin asik aja. Begitu juga dengan Radio Dehasen 88,5 FM, para D’Lovers (sapaan pendengar setia Radio Dehasen) diajak nyantai diakhir pekan sambil dengerin dialog komunitas.

Ruang dengar D’Lovers disusupi suara renyah penyiar Agatha Anindya Marcos atau akrab dengan call sign Indy yang ngobrol bareng anak-anak komunitas Scoopy Anak Desa atau disingkat SAD. Dari namanya, jelas dong mereka adalah sekumpulan anak muda yang mencintai sepeda motor merk Honda jenis Scoopy.

Menurut Dodi sang juru bicara, komunitas ini lahir bukan di Kota Bengkulu, tapi berawal dari kumpul bareng anak-anak Scoopy di Ibukota Kabupaten Bengkulu Selatan, Manna pada Desember 2016. Perkembangan waktu, mereka hijrah ke Kota Bengkulu dan mulai mengembangkan sayap.

Saat ini, tercatat anggota aktif atau member berjumlah 23 orang yang sudah diberikan nomor registrasi. Mereka berharap, para pecinta Honda Scoopy lain bisa bergabung dan melakukan aksi bersama seperti yang sudah rutin mereka lakukan selama ini.

Gak usah ragu, komunitas ini sudah mengantongi izin sebagai salah satu komunitas resmi dibawah naungan Maindealer Honda sebagai pabrikan yang mengeluarkan produk Scoopy. Para member yang bergabung juga atas dasar suka sama suka dan inisiatif sendiri tanpa paksaan. Istilahnya, gabung disini, dibikin asik aja.

Bulan Desember 2018 ini, mereka bakal merayakan Unniversary ke-2, beragam kegiatan sudah mereka rancang, salah satunya adalah kumpul bareng dan mengajak para pemilik Scoopy untuk ikut berpartisipasi.

“Susah-susah gampang mengajak kawula muda bergabung, tapi kami akan jalan terus dan tetap membuka diri,” kata Dodi.

So, para pemilik dan pencinta Scoopy, ini lho wadah kalian, tunggu apalagi, yuk bergabung, tapi yang sehat dan berguna yaa. (MB)

About didi yong

Check Also

AJI Bengkulu Gelar “Mobile Journalism”

BENGKULU : Saat ini generasi millennial mencari identitas melalui media internet. Sebab, bagi generasi Z …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money