Home / Lifestyle / Community / Sengketa Ke Bawaslu Tim Agusrin-Imron Diperkuat 11 Advokat

Sengketa Ke Bawaslu Tim Agusrin-Imron Diperkuat 11 Advokat

Tim pemrnangan Agusrin-Imron menggelar jumla pers dan memastikan menggugat keputusan KPU Provinsi Bengkulu. (foto: dyo)

Bengkulu: Setelah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau TMS oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu pada 23 September 2020 lalu,  tim pemenangan Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Agusrin M Nadjamuddin – HM Imron Rosyadi mengambil langkah hukum.

Gugatan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Provinsi Bengkulu dilayangkan.  Sebanyak 11 orang pengacara atau advokat bergabung dalam tim advokasi dipimpin Dr Novran Harisa SH M.Hum.

Kepada ctzonedehasenbkl.com novran membeberkan bahwa mereka sudah memasukkan gugatan ke Bawaslu secara daring atau online. Tinggal menunggu persetujuan dan registrasi oleh tim verifikasi Bawaslu.

“Kami menunggu, gugatan sudah masuk, jika lengkap dan teregistrasi,  akan masuk ke proses selanjutnya, ” ujar Novran saat dihubungi lewat sambungan telepon di Bengkulu 27 September 2020.

Tim advokasi Agusrin-Imron menyiapkan setidaknya 28 alat bukti untuk memperkuat materi gugatan.  Untuk membuktikan bahwa pasangan Agusrin-Imron layak untuk ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 2020.

Selain alat bukti,  mereka juga sudah menyiapkan saksi ahli, para pakar hukum yang akan memperkuat argumentasi dalam persidangan Adjudikasi oleh Bawaslu.  Saksi lain yang juga akan dihadirkan adalah Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung dan beberapa saksi kunci lain.

Sebelumnya,  juru bicara tim Agusrin-Imron,  Suryawan Halusi M.Si menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan perlawanan atas putusan TMS oleh KPU Provinsi Bengkulu.

“Instruksi Pak Agusrin langsung menyatakan kita akan melawan dengan cara-cara konstitusional, ” ujar Suryawan.

Kepada seluruh pendukung, relawan,  simpatisan, tim keluarga,  tim pemenangan Parpol dan semua pihak yang menginginkan Agusrin-Imron kembali memimpin Provinsi Bengkulu, Suryawan meminta untuk tenang, menahan diri dan tidak berbuat anarkis.

Suryawan meminta semua pihak untuk mempercayakan proses ini kepada tim advokasi. Seluruh tim diminta tetap fokus menjalin komunikasi kepada konstituen,  ini hanya masalah tafsir-tafsir saja,

“Tidak ada yang bisa menghalangi jika ini hak kita, mohon doanya supaya dilancarkan,” kata Suryawan Halusi. (dyo)

About didi yong

Check Also

Butuh Tanggul, Pantai Indah Abrasi Merusak Jalan

Putri Hijau, Bengkulu Utara – Abrasi yang terjadi di garis pesisir pantai semakin parah, karena …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money