Home / Entertainment / Seleb Rusia Dihujat Imbas Gelar Pesta Bertema Nyaris Telanjang

Seleb Rusia Dihujat Imbas Gelar Pesta Bertema Nyaris Telanjang

                             Dok. Cnn

Sejumlah selebritas di Rusia menghadiri pesta bertema nyaris telanjang di Moskow yaitu disalah satu klub yang bernama Mutabor pada 20-21 Desember lalu. Hal tersebut menimbulkan kecaman dan hujatan publik yang lantaran mengadakan pesta di tengah perang Rusia dan Ukraina, kecaman itu juga datang dari kelompok konservatif hingga pengurus gereja Ortodoks Rusia karena pesta tersebut dinilai bertentangan dengan masyarakat.

Dilansir dari CNN, Seorang rapper bernama Nikolay Vasilyev alias Vacio bahkan mendapat hukuman penjara selama 15 hari dan denda 200 ribu rubel. Vacio diketahui hampir tidak menggunakan busana apapun saat menghadiri pesta itu kecuali kaus kaki untuk menutupi alat vitalnya. Pengadilan Moskow menghukum Vacio karena dianggap menyebarkan propaganda hubungan seksual non-tradisional.

“Nikolay Vasilyev berpartisipasi dalam pesta di klub malam Mutabor, mengganggu ketertiban umum, memakai bahasa vulgar dan menyebarkan pesan di Telegram yang bertujuan untuk mempromosikan hubungan seksual non-tradisional di internet,” bunyi putusan pengadilan itu.

Disisi lain, Anastasia Ivleeva yaitu pelaku yang menyelenggarakan pesta tersebut sempat merilis permintaan maaf dalam sebuah video. Ivleeva meminta maaf sambil menangis, juga memohon ampun, serta meminta kesempatan kedua bahkan sanksi dari publik supaya dapat dimaafkan usai mengadakan pesta itu.

Ivleeva yang telah menjadi salah satu nama yang paling dikenal di Rusia dan hadir dengan mengenakan perhiasan seharga 251 ribu dolar AS di saat sebagian orang Rusia sedang berjuang untuk bertahan hidup, telah merilis dua video permintaan maaf di depan umum. Dalam video kedua yang penuh air mata dan dirilis pada 27 Desember, ia mengatakan bahwa ia menyesali tindakannya dan layak dikecam seperti saat ini tetapi ia berharap dapat diberi kesempatan kedua.

“Saya ingin meminta kesempatan kedua kepada anda, masyarakat, jika jawabannya tidak maka saya siap untuk dieksekusi di depan umum,” ujar Ivleeva, seperti diberitakan France24 pada Jumat (29/12).

Setidaknya lebih dari 20 orang mengajukan gugatan terhadap Ivleeva ,mereka juga menuntut kompensasi sebesar 1 miliar rubel atau setara dengan Rp172 miliar atas kerusakan moral yang telah disebabkan. Sebagai salah satu wajah publik dari operator telepon seluler besar Rusia MTS, nama Ivleeva telah menghilang begitu otoritas pajak membuka penyelidikan yang membawa potensi hukuman penjara lima tahun baginya.

About Natasya saputri

Check Also

Mahdi Isra Zacky Resmi Pimpin UKM Cinematografi Unived

Bengkulu : Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani FKIP secara resmi memimpin Unit Kegiatan Mahasiswa Cinematografi Universitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money