Home / dehasen radio / Radio Dehasen 88,5 FM Menjelajah Dunia

Radio Dehasen 88,5 FM Menjelajah Dunia

RAdio Dehasen Bengkulu mulai menjelajah dunia dengan perangkat tekhnologi digital yang terhubung dengan jaringan internet. (foto: ist)

Bengkulu: Radio Dehasen 88,5 FM Bengkulu mulai melakukan penetrasi. Stasiun radio yang juga menjadi laboratorium komunikasi di kampus Universitas Dehasen tersebut saat ini sudah mampu menjelajah belahan dunia untuk menyiarkan informasi dan hiburan kepada pendengar dan pemirsa.

Tekhnologi bertautan atau hyperlink digunakan para pesonil Radio yang beralamat di Jalan Meranti nomor 32 Kota Bengkulu itu. Tidak hanya mengandalkan siaran analog melalui transmisi, Radio ini juga menjelajah melalui siaran langsung menggunakan Fan Page dan account penyiar di Media Sosial Facebook dan Instagram.

Erika Rina Hutagalung, pembawa acara berbahasa Inggris ini berhasil melakukan terobosan menyapa pendengar dan pemirsa Radio Dehasen ke Manca Negara. (foto: ist)

Seperti yang diungkapkan Erika Rina Hutagalung, siaran langsung atau live saat melakukan siaran di studio Radio Dehasen, beberapa sahabatnya di Negara Mesir, Kanada India hingga Algeria memberikan respons dan berkomunikasi aktif.

“Thanks to all my firends,” ujar Erika.

Beberapa negara di Asia Tenggara juga sudah ditembus Radio yang dikelola para mahasiswa Ilmu Komunikasi, Sastra Inggris dan Fakultas Ilmu Kesehatan tersebut. Seperti dikatakan Nuraisyah Icha, salah seorang pengasuh acara Dendang Minang, respon dari para sahabatnya di Malaysia dan Singapura sangat positif dan memberikan masukan.

“Kita berkomunikasi sambil saya memandu acara,” tukas Aisyah.

Tupputua, pembawa acara Nostalgia Cinta, mampu menjadikan acara ini memiliki ratting tertinggi di Radio Dehasen Bengkulu. (foto: ist)

Salah seorang penyiar favorit Radio Dehasen, Tupputua yang membawa program acara nostalgia cinta juga terlibat aktif berkumunikasi dengan para penggemarnya melalui acoount Facebook dan Instagram ketika bersiaran.

Program yang memiliki rating tertinggi di Radio Dehasen ini memang selalu ditunggu khususnya para emak-emak dan remaja putri yang meminta diputarkan lagu kenangan dan kesayangan mereka.

“Kadang kerepotan juga bawain acara sambil balas-balas komentar, tapi mengasyikan dan enjoy saja,” ujar Tuppu.

Koordinator program dan siaran Radio Dehasen Anindya Safitri mengungkapkan, pihaknya sengaja memasang seluruh perangkat yang terhubung dengan jaringan internet ketika bersiaran. Selain untuk menjangkau pendengar dan pemirsa yang lebih luas, juga sebagai sarana komunikasi aktif antara peyiar dengan para komunikan.

“Kita mencoba untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan tekhnologi informasi secara digital, kami sudah memulainya dan akan terus berkembang,” tegas Anindya. (dyo)

About didi yong

Check Also

Festival Pesisir Pantai Panjang Tembus Wonderful Indonesia 2020

Bengkulu: Satu lagi ajang promosi pariwisata Bengkulu yaitu Festival Pesisir Pantai Panjang berhasil menembus masuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money