Home / Education / Artikel / Penandatanganan Kerjasama Dalam Konten Penyiaran Dengan 3 Radio Swasta yang Ada di Provinsi Bengkulu

Penandatanganan Kerjasama Dalam Konten Penyiaran Dengan 3 Radio Swasta yang Ada di Provinsi Bengkulu

sumber : RRi.co.id

KBRN, Bengkulu : Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Bengkulu melakukan penandatanganan kerjasama dalam konten penyiaran dengan 3 Radio Swasta yang ada di Provinsi Bengkulu pada Minggu, (11/9/2022).

Tiga Radio Swasta tersebut, Radio Semarak 87,7 FM Bengkulu, Radio Dehasen dan Radio Kharisma FM Argamakmur.

Penandatangan MoU yang bertepatan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 77 RRI, dengan disaksikan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu Alberce Rolanda Thomas tersebut, dilakukan Arifah Hidayati selaku Direktur Radio Semarak 87,7 FM Bengkulu, Suryadi selaku Direktur Radio Kharisma FM Argamakmur, Yuliardi Hardjo Putra selaku Direktur Radio Dehasen Bengkulu dan Kepala LPP RRI Nenny Afrantiny bertempat di auditorium RRI Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Kepala LPP RRI Nenny Afrantiny menyampaikan, 77 tahun RRI merupakan usia yang sudah mantap, namun demikian juga masih banyak yang harus dilakukan.

Apalagi pada tanggal 23 sampai 28 Oktober 2022 mendatang, untuk pertama kalinya RRI secara nasional termasuk di Bengkulu akan menggelar Festival Pelajar. Oleh karena itu sejalan dengan tema peringatan HUT tahun ini Kolaborasi Untuk Indonesia Kuat, tentu perlu dukungan dari mitra kerja RRI dan seluruh elemen masyarakat.

“RRI tidak akan besar jika tidak didukung semua mitra kerja dan masyarakat. Untuk itu dengan kerjasama kolaborasi bersama semakin erat lagi hubungan LPP di Bengkulu ini,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Radio Dehasen Bengkulu Yuliardi Hardjo Putra menyambut baik kerjasama ini.

Terlebih pihaknya juga bisa menyiarkan siaran khusus RRI dengan cara merelay, yang selama ini memerlukan izin.

“Semoga hubungan kerjasama ini semakin mengeratkan LPP di Bengkulu. Kita siap merelay siaran khusus RRI,” pungkasnya.

About Anisatul Azizah

Lidah yang berani ludahi agama dapat dipastikan tidak mengenali Tuhannya.

Check Also

Kopi Bubuk Murni Kopi Tertua di Bumi Raflesia.

Kopi Bubuk Murni adalah kopi warisan dari usaha leluhur. Usaha memproduksi kopi ini sudah bermula …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money