Home / Education / Artikel / Pedagang Kaki Lima Keluhkan Pasar Tradisional Tak Lagi Ramai Pembeli

Pedagang Kaki Lima Keluhkan Pasar Tradisional Tak Lagi Ramai Pembeli

Roni, salah satu pedagang yang telah berjualan sejak tahun 1998 di Pasar Minggu, pasar tradisional di Provinsi Bengkulu ini merasa akrab dengan kondisi, polusi, sesak, padat kendaraan parkir sembarangan.

“Ya beginilah yang kami rasakan, sepi sekali. Kalau saya masih lumayan bisa masuk tiga ratus sehari, teman teman di sini kadang laku sepotong juga sudah bersyukur” Ujar Roni, Pedagang Ayam.

Pasar minggu dulu menjadi pasar favorit masyarakat Kota Bengkulu dan sekitarnya, lantai atas menjual pakaian siap pakai, sepatu dan tas. Sedangkan lantai bawah terdapat penjual kain, gorden, penjual ikan ayam sayur-sayuran, kacang tanah gula merah , telur dan beberapa tokoh keperluan rumah tangga, pernak-pernik hingga kosmetik.

Roni menambahkan saat ini ia dan pedagang lain terutama para pedagang dibawah sangat mengharapkan perhatian pemerintah, karena jika dibiarkan pasar minggu bisa menjadi sejarah.

” Kita ini jadi sepi begini ya pertama karena kehadiran pasar yang dekat sini yang lebih bersih, kemudian tidak ada lahan parkir, sangat sempit sekali itu juga untuk motor, semua lahan parkir dipakai untuk buka lapak jadikan tambah susah orang mau ke sini” katanya.

Para pedagang yang tersisa mengaku terpaksa bertahan disini karena biaya sewa di pasar lain lebih tinggi, karena itu mereka tetap berjualan meski sepi sambil tetap berharap pemerintah mau peduli.

” Kita harapkan pemerintah mau peduli dengan keadaan kita, tertibkanlah lahan parkir itu, baguskan lagi ini pasar minggu bertingkat ini, biar tidak kotor dan kusam. Dulu kalau menjelang lebaran pas puasa begini kami pasti panen, tapi sekarang lihat saja hening begini” tutur Roni. (Aghisty 83)

About Anisatul Azizah

Lidah yang berani ludahi agama dapat dipastikan tidak mengenali Tuhannya.

Check Also

Leni Haryati John Latief Digadang Wakili Bengkulu di DPD RI

Bengkulu – Siapa yang tak kenal Hj Leni Haryati John Latief? Srikandi yang memimpin banyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money