Home / Education / Artikel / Hiruk Pikuk Suasana Pasar Minggu Bengkulu

Hiruk Pikuk Suasana Pasar Minggu Bengkulu

Pasar Minggu Bengkulu adalah salah satu pasar tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kota Bengkulu untuk memeperjual belikan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Terletak di JL. KZ. Abidin Pasar Minggu Bengkulu menjual banyak hal, dimulai dari sayuran, ayam, ikan dan banyak kebutuhan lengkap lainnya. Banyak hal yang tak terjangkau bisa di temukan di Pasar Minggu Bengkulu ini seperti bisa melakukan tawar menawar dan negosiasi harga sehingga terjangkau oleh pembeli, ataupun dari sudut penjual yaitu dengan tidak adanya jam oprasional yang artinya bisa kapan saja membuka maupun menutup lapak sehingga menjadikan sebuah kelebihan bagi para pedagang di Pasar Minggu Bengkulu ini.

Namun dengan perkembangan zaman modern saat ini sudah banyak dijumpai yang enggan masuk ke pasar tradisional seperti Pasar Minggu Bengkulu ini, menjumpai jalanan becek, kotor, ataupun bau jadi sebuah alasan bagi para pembeli.

Jika dibandingkan dengan mall memang tidak ditemui penjual yang ramah tamah seperti sudah melakukan training ataupun aroma wewangian para pramuniaga dalam menawarkan barang menjadikan pasar tradisional ini semakin sepi.

Tapi kedekatan antara penjual dan pembeli akan sangat terasa di pasar tradisional ini, karna interaksi sosial langsung yang hangat dan personal dilaukan dengan berulang-ulang kembali kerap terjadi.

Proses transaksi yang berulang-ulang dan tawar-menawar yang dilakukan dengan berbagai cara taktik antar personal tertentu agar mencapai harga yang lebih terjangkau, bisa menciptakan sebuah kedekatan intuisi antara pedagan dan pembeli yang mana bukan hanya sekedar penjual dan pembeli yang mana tak jarang dijumpai hal bukan hanya hubungan yang saling menguntungkan saja.
Jika mau membuktikannya, coba lah pergi atau datangi dan berbelanjalah ke Pasar Minggu Bengkulu ini,. Rasakan dan lihat apa yang terjadi disana, bagaimana suasananya, hiruk pikuk sekelilingnya, semua yang berbelanja baik ibu-ibu rumah tangga atau yang sendirian maupun dengan keluarga, masuki denyut dan setiap tarikan napasnya maka akan menemukan arti bahwasanya pasar merupakan sebagai tempat bersilaturahmi makhluk sosial seperti kita, juga saling mempertukarkan sumber daya, saling menopang ekonomi dan kehidupan sosial tentunya hingga kehangatan internal dalam keluarga. (Rade59)

About Anisatul Azizah

Lidah yang berani ludahi agama dapat dipastikan tidak mengenali Tuhannya.

Check Also

Kepsta LPP RRI Bengkulu Nenny Afriantiny Pamit Pindah Tugas

Bengkulu – Lembaga Penyiaran Publik Rafio Republik Indonesia (LPP-RRI) Bengkulu menggelar pergantian pucuk pimpinan pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money