Home / Education / Artikel / Gelar Pengabdian Masyarakat, Faperta Unived Sambangi 2 Desa

Gelar Pengabdian Masyarakat, Faperta Unived Sambangi 2 Desa

Fakultas Pertanian Universitas Dehasen Bengkulu menggelar pengabdian masyarakat pada dua desa di Kabupaten Bengkulu Utara. (foto: dok Faperta)

Bengkulu: Dalam rangka melaksanakan salah satu tri dharma Perguruan Tinggi Program studi teknologi pertanian fakultas pertanian universitas dehasen bengkulu melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa pasar bembah dan desa talang  jambu, kabupaten Bengkulu Utara. (13/07/2019).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Aplikasi pangan fungsional sebagai makanan sehat khusus balita dan anak – anak “.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua program pengabidan masyarakat siska apriyani, S,TP. M. Ling, dan kedua anggota nya andwini prastya.l, S.TP, M.Ling dan Herry Fariadi, S.P, Msi serta turut juga hadir warga setempat.

Andwini prastya, S.TP, M.Ling mengatakan tujuan mereka datang kesini untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang manfaatnya jamur sawit tersebut bagi olahan makanan.

“Begitu banyak protein dan gizi didalam jamur sawit tersebut serta kabohidrat nya juga rendah jadi aman untuk di konsumsi bagi yang mengalami diabetes “. Ungkap dini panggilan akrab

Di desa setempat jamur sawit sangat mudah ditemukan, dan pengelolaannya oleh masyarakat setempat  hanya di olah menjadi tumisan, dan campuran untuk memasak mie instan saja.

Dikesempatan ini juga tim dari pengabdian membawakan dan memberikan contoh olahan produk jamur sawit yang bisa di olah dan diproduksi oleh masyarakat setempat.

“Kami membawa 3 produk dari jamur sawit, yaitu bakso, nugget dan dimsum. Karena ketiga produk ini Mungkin bisa diolah dan dikembangkan oleh masyarakat setempat untuk kedepannya, jadi bukan hanya di tumis saja yang kita tau,” sambung tim

Untuk membantu pengelolaan jamur sawit didesa tersebut, tim dari pengabdian masyarakat juga memberikan bantuan untuk pengelolaan seperti friser dan alat pengemasan. Dan kegiatan ini juga akan berlanjut kedepannya.

“Semua alat itu hanya untuk membantu masyarakat agar pengelolaan yang mereka buat bisa tahan lama jika dikemas dan di masukan friser”.  tutup. (Rpu)

About didi yong

Check Also

Kisah Heroik Pahlawan Rakyat Bengkulu Dan Saksi Bisu Sejarah

Oleh: H Roli Gunawan Banyak cerito nang masih tengiang-ngiang dikepalak anak-anak kek cucung kito hinggo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money