Home / akademik / Gandeng 5 Lembaga, FIS Unived Semakin Berkemajuan

Gandeng 5 Lembaga, FIS Unived Semakin Berkemajuan

FIS Unived menggandeng 5 lembaga untuk melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi. (foto: RPU)

Bengkulu: Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (FIS)  Universitas Dehasen Bengkulu menggandeng 5 lembaga pemerintah dan non pemerintah untuk melaksanakan amanat tri dharma Perguruan Tinggi.

Secara serentak,  FIS Unived melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)  dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Bengkulu,  Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID),  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Provinsi Bengkulu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI)  Bengkulu dan Persatuan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Papdesi)  Kabupaten Bengkulu Tengah.

Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)  dan naskah perjanjian kerja sama ditandatangani di ruang teleconferences lantai 4 Kampus Unived pada Sabtu 21 September 2019.

Dekan FIS Unived Dra Asnawati M.Kom bersama ketua PWI yang juga anggota tim percepatan pembangunan kota Bengkulu Zacky Antoni SH MH,  Ketua KPID Ratim Nuh SH,  Ketua AJI Harry Siswoyo SE,  Ketua Papdesi Bengkulu Tengah ST Mukhlis SH dan pejabat Diskominfo Persandian Kota Bengkulu Hendri Akbar SE, menandatangani agreement yang secara teknis mengarah kepadan pelaksanaan Pendidikan,  Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Wakil Rektor II Unived DR Hj Rita Prima Bendriyanti M.Kom berharap,  naskah yang ditanda tangani ini bisa menghasilkan ikatan kerjasama yang baik dan luas.  Tidak hanya diatas kertas, kerjasama yang memang sudah dijalin sejak lama itu bisa membuat FIS Unived menjadi lebih berkembang.

“Ini langkah baik bagi FIS Unived untuk semakin berkemajuan, ” tegas Rita.

Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni menyatakan,  dunia jurnalistik saat ini sedang menghadapi tantangan berat.  Hadirnya media sosial dan aturan yang akan disahkan dalam perubahan KUHP mengharuskan para jurnalis lebih cerdas,  berani dan profesional.  Kerjasama dengan pihak kampus akan menjadi energi baru dan sinergitas yang dibangun menjadi lebih fokus.

“Kita dengan tangan terbuka menyambut kerjasama ini, ” ujar Zacky.

Ketua AJI Bengkulu Harry Siswoyo menyatakan,  Revisi Undang-undang KPK dan KUHP yang menjadi isu utama beberapa waktu ini memerlukan konsentrasi semua pihak dalam mengambil sikap.  Pro kontra terjadi dan Pers harus bijaksana.

MoU yang ditandatangani dengan pihak kampus merupakan salah satu alat perjuangan untuk membuat masyarakat khususnya para mahasiswa dan jurnalis menjadi lebih cerdas.  Terutama menyikapi serangan berita bohong yang membanjiri linimasa khususnya media sosial saat ini.

“Yuk bergandengan melawan Hoax, ” tegas Harry.  (RPU)

About didi yong

Check Also

Kasus Positif Covid-19 kabupaten Kaur Bertambah menjadi empat Orang

KAUR- Kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Kaur bertambah dua orang. AQ (56) dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money